Tas
LENTERA HALBAR

Ketersediaan Energi, Kementerian ESDM Ingin Panas Bumi Halbar Dikelola

JAILOLO, lenteraonline.com – Guna mendukung ketersediaan Energi Nasional, Direktorat Panas Bumi, pada Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI menginginkan potensi panas bumi di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) harus dikelola.

Jadi terkait dengan hal tersebut, Kementerian ESDM mengharapkan Pemkab Halmahera Barat proaktif berkomunikasi dengan Kementerian yang dipimpin Ignasius Jonan itu.

Keinginan tersebut diungkapkan Yahya Maulana, salah satu pejabat di lingkungan Direktorat Panas Bumi, saat bertatap muka dengan Pemkab Halbar di ruang kerja Asisten dua Setda Halbar, Ir M Aulia Husin, Selasa 10 Oktober 2017 tadi.

“Hal ini sangat diinginkan oleh Direktorat Panas Bumi, agar potensi panas bumi yang berada di Desa Idamdehe Kecamatan Jailolo itu di kelola,” ungkap Staf ahli bidang Pemerintahan Ismail Arifin, usai menghadiri pertemuan tersebut.

Lanjut dia, karena potensi panas bumi yang mengendap di Gunung Jailolo tersebut sudah masuk dalam projek nasional Kementerian ESDM, bahkan sudah pernah dilelang pada tahun 2010 lalu yang dimenangkan oleh PT Star Energy Geothermal.

“Kementerian ESDM sudah menyiapkan dua opsi pengelolaan panas bumi di Halbar, opsi pertama; menggunakan sumber modal asing (luar negeri) atau sumber modal dalam negeri untuk mengelola sumber energi terbarukan, opsi kedua melalui lelang di Kementerian,” jelas Mantan Kepala Bappeda Halbar.

Sementara ketua tim Direktorat Panas Bumi, Yahya Maulana, mengatakan dan hal ini kami telah berdiskusi panjang lebar terkait keberlanjutan projeck pengelolaan 70 MW panas bumi yang terletak di Desa Idamdehe itu.

Bahkan sudah pernah dilelang, namun dalam tahapan eksplorasi, PT Star Energy memilih tidak melanjutkan ke tahap eksploitasi, hal ini disebabkan PT Star Energy dengan pihak PLN tidak menemui kata sepakat soal harga jual-beli listrik.

“Kementerian ESDM juga sudah menerbitkan surat terkait pengembalian kontrak pengelolaan panas bumi Halbar dari PT Star Energy,” kata Ismail mengutip penjelasan ketua Tim Direktorat Panas Bumi, Kementerian ESDM.

Sekedar diketahui dalam pertemuan tersebut diikuti oleh Staf Ahli bidang Hukum dan Politik, Marcus Saleky, Staf Ahli bidang Kesejahteraan dan SDM, Vence Muluwere, Asisten Dua Setda Halbar M Aulia Husin, Kabag Hukum dan Organisasi Setda Halbar Denny G Kasim dan Sekretaris Bappeda Wahnia Hi Abu.

Rep/Red : Chull

Tas Tas
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tas Tas

Most Popular

To Top

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss