Bupati Himbau Warga Halbar Tenang dan Waspada

JAILOLO, lenteraonline.com – Akibat dirundung musibah gempa bumi, Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy,  menghimbau kepada warga Masyarakat, khususnya warga Kota Jailolo, Kecamatan Ibu Selatan dan Kecamatan Tabaru agar tetap waspada dan tenang.

Pasalnya, gempa bumi yang kembali menguncang wilayah Jailolo sejak 2 hari terakhir yakni hari Minggu 8 Oktober hingga senin 9 Oktober 2017 tadi, berkekuatan variatif mulai dari 2,5 – 4 skala rickter (SR). 

Gempa tersebut merupakan gempa swarm sesuai catatan Badan Meteorologi Klimitologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Dinas Kominfo Halbar saat ini (Senin red) tercatat sebanyak 2499 kali gempa, tetapi, getaran yang dirasakan hanya 131 kali.

Selain Gempa Bumi tipe swarm, juga dua gunung api aktif di wilayah Halbar yang mulai menunjukkan peningkatan aktifitas di level II atau waspada, yakni Gunung Gamkonora yang terletak di Kecamatan Ibu Selatan dan Gunung Ibu di Kecamatan Tabaru.

Dengan adanya kondisi alam yang kurang bersahabat ini, membuat Bupati Halbar ikut prihatin.

Oleh sebab itu dirinya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Halmahera Barat agar tetap tenang dan waspada. Sebagaimana release yang disampaikan Kepala Dinas Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian  Halbar, Chuzaema Djauhar, kepada media, senin (9/10).

Orang nomor satu di Pemkab Halbar juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar mematuhi anjuran atau perintah dari instansi teknis yang berwenang.

“Saya himbau kepada seluruh warga agar tetap beraktifitas seperti biasa, namun tetap waspada. Jika ada informasi yang terkait dengan kondisi alam (gempa bumi) saat ini, agar berkordinasi dengan Pemda terutama instansi terkait seperti BPBD, karena, mereka selalu siaga setiap saat jika dibutuhkan warga,” pesan Danny.

Lanjutnya, agar menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, warga Kecamatan Ibu Selatan, Tabaru dan Wisatawan diminta tidak beraktifitas di sekitar ketua gunung dalam radius 2 KM sampai 3,5 KM di area perluasan sektoral bukaan kawah bagian utara dari kawah Gunung Ibu, sementara area steril dari Gunung Gamkonora sejauh 1,5 KM dari kawah puncak,” urai Danny.

Berdasarkan laporan aktifitas Gunung Api Ibu yang diterima Dinas Kominfo Halbar, senin (9/10), periode pengamatan 8 oktober 2017, sejak pukul 00:00-24:00 WIT, bahwa aktifitas kegempaan di Gunung Ibu tercatat 101 kali gempa letusan, dengan amplitudo: 15 – 31 mm, dengan durasi 21 – 60 detik.

Selain itu, tercatat hembusan sebanyak 98 kali dengan amplitudo 5 – 14 mm dengan durasi 10 – 25 detik, 1 kali guguran lava amplitudo 6 mm dengan durasi 14 detik, adapula gempa tremor harmonik sebanyak 24 kali dengan amplitudo 5 – 16 mm,  durasi 15 – 70 detik.

Sedangkan aktifitas Gunung Gamkonora dilaporkan terjadi gempa tektonik jauh sebanyak 13 kali dengan amplitudo 3-31 mm, dalam durasi 30-100 detik, dan gempa tektonik lokal 17 kali, amplitudo 4-34 mm sengab durasi: 16-50 detik.       
                                   Sementara gempa vulkanik dalam hanya sekali dengan amplitudo 7 mm, dengan durasi 8 detik.

Rep/Red : Chull

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
  • linkedin
Left Menu Icon