Ini Keterangan Saksi Ahli Pidana dan Perdata atas Perkara MHB Vs M. Syukur Mandar

TERNATE, lenteraonline.com — Pakar hukum dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Dr Suparji Ahmad, SH. MH hadir sebagai saksi ahli hukum pidana dalam sidang perkara pinjaman Perusda Halteng siang tadi, Rabu, 20 September 2017 di Pengadilan Negeri Ternate.

Perkara dengan tuduhan penipuan dan penggelapan oleh pihak korban, Muhammad Hasan Bay (MHB) terhadap mantan Direktur Perusahaan Daerah (Perusda), M. Syukur Mandar, dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

Demikain itu disampaikan saksi ahli pidana, Dr. Suparji Ahmad yang juga ketua program studi ilmu hukum di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta pada media ini via WhatsApp Rabu, 20 September 2017. Berikut keterangannya:

Pertama, kasus ini berawal terdakwa (M. Syukur Mandar) yang mengajukan pinjaman modal usaha kepada pihak ketiga (Muhammad Hasan Bay). Karena pinjaman modal usaha maka merupakan peristiwa hukum perdata berupa utang piutang.

Kedua, jika proses pengajuan pinjaman dilakukan dalam kapasitas sebagai Dirut, maka yang melekat pertanggungjawabannya adalah sebagai Dirut, bukan tanggung jawab pribadi.

Ketiga, pihak ketiga yang mempunyai piutang seharusnya mengajukan tagihan kepada perusahaan, bukan kepada seorang yang telah mundur dari Dirut.

Keempat, penyelesaian utang piutang dilakukan secara perdata, bukan melalui pidana.

“Terdakwa tidak bisa dilaporkan melakukan penipuan atau penggelapan karena kasus itu perkara perdata dan unsur pidana tidak terpenuhi,” katanya.

Selain Suparji, hadir pula saksi ahli hukum perdata dari Universitas Khairun Ternate, Dr.Rusdin Alaudin, SH. MH.

Saksi ahli hukum perdata ini mengatakan, kasus tersebut adalah perdata murni. Karena perdata murni, maka seharusnya pengacaranya tidak melapor ke polisi, tapi menggugat secara perdata langsung ke pengadilan atas wanprestasi yang dilakukan oleh direktur perusahaan.

“Disinilah perlunya pendalaman ilmu hukum baik, kepada pengacaranya maupun kepada para penegak hukum,” tutur saksi ahli Perdata, Rusdin pada reporter, Rabu malam, 20 September 2017.

Rep/Red: Jun

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
  • linkedin
Left Menu Icon