Ijazah Palsu Kades Terpilih, Kadis Pendidikan Mendatangi Polsek Weda

WEDA, lenteraonline.com — Kepala Dinas Pendidikan Halteng, Abubakar Awan memdatangi Polsek Kota Weda sebagai saksi atas kasus pemalsuan dokumen ijazah palsu oleh kades terpilih Desa Sidangan, Hernimus Kumai, Senin, 18 September 2017.

Kadis Abubakar menjelaskan, kedatangannya di kantor Polsek tersebut sebagai saksi yang berkompeten mengklarifikasi Ijazah Palsu yang di gunakan Kades terpilih di Desa Sidanga, Hernimus Kumai dalam berita acara klarifikasi yang dibuatnya, nomor :01/175/2017, dikeluarkan pada 17 Juli 2017.

Surat tersebut dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan satu orang saksi bernama Ardianus Burnama, warga Sawai Itepo, Kecamatan Weda Tengah yang mengaku pada tahun 1984 – 1988 Ia (Ardianus Burnama) menjabat sebagai Ketua Komite di Sekolah Dasar Inpres Peplis, dimana Ardianus Burnama menyatakan Hernimus Kumai benar-benar bersekolah dan lulus ujian di SD Inpres Peplis.

Sementara itu, Kapolsek Weda Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah, AKP Kader Kiye mengatakan, bahwa dalam kasus pemalsuan dokumen ini akan ikut terlibat Kabid Dikdas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Halteng, Junaidi Gailea dan satu orang saksi atas nama Ardianus Burnama yang menerbitkan berita acara klarifikasi nomor :01/175/2017 pada 17 Juli 2017

Berita acara tersebut menerangkan, Junaidi Gailea S.Pdi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) bertindak atas nama lembaga Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah telah meminta keterangan yang bernama Ardianus Burnama, warga Desa Sawai Itepo Kecamatan Weda Tengah yang mengaku pada tahun 1984 -1988, menjabat sebagai Ketua Komite di Sekolah Dasar Inpres Peplis yang lulus ujian sekaligus berita acara klarifikasi.

“Untuk itu, mereka berdua ini juga akan dipanggil untuk di periksa. Padahal blangko tahun 1984 beda dengan 1988,” terangnya.

Rep/Red: Ino

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
  • linkedin
Left Menu Icon